Membicarakan Kejelekan Orang Lain
Membicarakan Kejelekan Orang Lain “Rasulullah menjelaskan, tatkala ditanya oleh seorang sahabat, ‘Wahai Rasulullah, apakah itu GHIBAH?’ Lalu jawab Baginda, ‘MENYEBUT SESUATU YANG TIDAK DISUKAI OLEH SAUDARAMU DI BELAKANGNYA!’ Kemudian Baginda ditanya lagi, ‘BAGAIMANA SEKIRANYA APA YANG DISEBUTKAN ITU BENAR?’ Jawab Baginda, ‘KALAU SEKIRANYA APA YANG DISEBUTKAN ITU BENAR, maka ITULAH GHIBAH, TETAPI JIKA SEKIRANYA PERKARA ITU TIDAK BENAR, maka engkau telah melakukan BUHTAN (PEMBOHONGAN besar)’.” (Hadis riwayat Muslim, Abu Daud dan At-Tarmizi) “Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berdzikir kepada Allah, sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa dzikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras.” (HR. Turmudji) Agar seseorang bisa terhindar dari perbuatan membicarakan orang lain ( ghibah ), menyadarinya sebagai perbuatan dosa adalah kuncinya. 🔹 Cara Menghidarinya ⭕ Berkumpul ...